Beranda / Uncategorized / Tokoh Pemekaran Ungkap Peran Safriadi Oyon dalam Lahirnya Kabupaten Aceh Singkil

Tokoh Pemekaran Ungkap Peran Safriadi Oyon dalam Lahirnya Kabupaten Aceh Singkil

ACEH SINGKIL | Berita Kita Aceh Singkil – Momen Halal Bihalal masyarakat Aceh Singkil bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil di Aula Bappeda, Sabtu (11/4/2026), diwarnai kisah perjuangan berdirinya Kabupaten Aceh Singkil yang mengundang haru para tamu undangan.

Dalam kegiatan bertema “Perkuat Silaturahmi, Satukan Hati, Menuju Aceh Singkil Madani” itu, salah seorang tokoh pejuang pemekaran Kabupaten Aceh Singkil, H. Wahidin, mengungkapkan peran besar Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, dalam membantu perjuangan pemekaran daerah yang kala itu masih bergabung dengan Kabupaten Aceh Selatan.

Acara tersebut dihadiri Bupati Aceh Singkil, unsur Forkopimda, anggota DPRK Aceh Singkil, Penjabat Sekretaris Daerah, para asisten, Ketua TP PKK Aceh Singkil, kepala perangkat daerah, para camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta Anggota Komisi II DPRA Tati Meutia Asmara, S.K.H., M.Si.

Dalam sambutannya, H. Wahidin mengenang perjuangan panjang yang harus dilalui masyarakat Aceh Singkil untuk memperoleh status sebagai daerah otonom. Menurutnya, keterbatasan biaya menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi para pejuang saat itu.

Ia menjelaskan bahwa berbagai upaya dilakukan, termasuk mengumpulkan dukungan dana agar perjuangan pemekaran dapat terus berjalan hingga ke tingkat pemerintah pusat.

Di hadapan para tamu undangan, H. Wahidin menyebut bahwa Safriadi Oyon merupakan salah satu sosok yang memberikan dukungan besar terhadap perjuangan tersebut. Bahkan, dengan penuh haru ia mengatakan bahwa Oyon menjadi penyumbang dana terbesar dalam proses perjuangan pemekaran Kabupaten Aceh Singkil.

Menurut H. Wahidin, setiap wilayah saat itu memiliki tokoh yang ikut membantu perjuangan. Dari Kecamatan Singkil, dukungan datang dari almarhum H. Anhar, sedangkan dari wilayah Simpang Kanan, bantuan terbesar disebut berasal dari Safriadi Oyon.

Usai acara, H. Wahidin kembali menegaskan pernyataannya kepada awak media. Ia mengatakan bahwa ketika para pejuang hendak berangkat ke Jakarta untuk mengurus proses pemekaran, Safriadi Oyon memberikan dukungan moril maupun materiil sehingga perjuangan tersebut dapat terus berlanjut.

“Perjuangan saat itu penuh dengan keterbatasan. Pak Oyon bersedia membantu kami dan memberikan dukungan yang sangat besar demi terwujudnya Kabupaten Aceh Singkil,” ungkap H. Wahidin.

Ia juga menyampaikan bahwa jasa Safriadi Oyon dalam mendukung perjuangan pemekaran menjadi alasan dirinya terus memberikan dukungan politik kepada Oyon pada setiap kontestasi pemilihan kepala daerah.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Aceh Singkil resmi dimekarkan dari Kabupaten Aceh Selatan dan berdiri sebagai daerah otonom pada 27 April 1999, hasil perjuangan panjang berbagai elemen masyarakat dan tokoh pemekaran daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *