
Berita Kita Aceh Singkil
ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus mengawal proses penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana. Melalui Dinas Sosial, pemerintah memastikan seluruh usulan bantuan terus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat agar segera dapat direalisasikan.
Bantuan yang diusulkan meliputi Bantuan Jaminan Hidup (Jadup), Bantuan Isi Hunian, serta Bantuan Stimulan Penguatan Ekonomi yang bersumber dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil, Ali Hasmi Pohan, mengatakan bahwa penyaluran bantuan Tahap I telah selesai direalisasikan kepada 605 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.
“Seluruh penerima pada Tahap I telah menerima Bantuan Jaminan Hidup, Bantuan Isi Hunian, serta Bantuan Stimulan Penguatan Ekonomi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara itu, untuk Tahap II, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah mengajukan proposal bantuan kepada Kementerian Sosial RI melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera pada 5 Juni 2026. Selain itu, koordinasi juga terus dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna mempercepat proses sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Dalam usulan Tahap II tersebut, pemerintah mengajukan bantuan bagi 8.701 kepala keluarga atau sekitar 33.139 jiwa untuk Bantuan Jaminan Hidup (Jadup), serta 8.701 kepala keluarga masing-masing untuk Bantuan Isi Hunian dan Bantuan Stimulan Penguatan Ekonomi.
Menurut Ali Hasmi Pohan, hingga saat ini usulan tersebut masih dalam proses pembahasan di Kementerian Sosial Republik Indonesia sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami memahami harapan masyarakat agar bantuan ini segera terealisasi. Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Sosial RI maupun BNPB untuk memantau perkembangan usulan yang telah disampaikan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan hanya memperoleh informasi melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menegaskan komitmennya untuk terus mengawal seluruh proses hingga bantuan dari pemerintah pusat dapat disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan, sekaligus memastikan setiap perkembangan disampaikan secara terbuka, akurat, dan transparan.
(Berita Kita Aceh Singkil)
