
Berita Kita Aceh Singkil
ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui keberhasilan penerapan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Atas komitmen dan konsistensi dalam menjalankan program tersebut, Pemkab Aceh Singkil menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan sanitasi, perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan pelayanan kesehatan dasar.
Capaian tersebut juga menunjukkan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan penerapan program STBM, mulai dari tenaga kesehatan, jajaran pemerintah daerah, hingga masyarakat yang turut aktif mendukung program tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Aceh Singkil,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, sejak kembali memimpin Kabupaten Aceh Singkil periode 2025–2030, berbagai program strategis di bidang kesehatan terus dipercepat guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Beberapa langkah yang telah dilakukan di antaranya pengadaan armada ambulans darat dan laut untuk mempercepat pelayanan rujukan pasien, pembenahan sarana dan prasarana RSUD Aceh Singkil, serta pemberian beasiswa pendidikan bagi dokter spesialis.
“Program-program kesehatan terus kita dorong agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas,” katanya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Aceh Singkil sebelumnya pernah mendapatkan perhatian internasional melalui inovasi kemitraan bidan dan dukun kampung pada periode kepemimpinannya tahun 2012–2017 dalam upaya menekan angka kematian ibu melahirkan.
Menurutnya, semangat inovasi tersebut akan terus dilanjutkan dengan memperkuat akses pelayanan kesehatan dan memperluas jaminan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, keberhasilan penerapan STBM tidak terlepas dari sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, perangkat kampung, serta masyarakat dalam membangun kesadaran pentingnya sanitasi dan lingkungan yang sehat.
Dengan penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)
