
Berita Kita Aceh Singkil
ACEH SINGKIL – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Anshar Lae Balno, Kecamatan Danau Paris, melaksanakan ziarah ke makam ulama besar Nusantara, Syekh Abdurrauf As-Singkili, yang berada di Kampung Kilangan, Kecamatan Singkil, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan religi tersebut diikuti oleh pimpinan pondok pesantren, para dewan guru, serta santri sebagai bagian dari upaya mengenalkan sejarah dan keteladanan ulama besar asal Aceh kepada generasi muda.
Rombongan menempuh perjalanan sekitar 80 kilometer atau kurang lebih dua jam dari Ponpes Al-Anshar menuju lokasi makam Syekh Abdurrauf As-Singkili.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Perhubungan memberikan dukungan berupa satu unit bus sekolah untuk memfasilitasi transportasi rombongan menuju lokasi ziarah.
Usai melaksanakan doa dan ziarah, rombongan melanjutkan kegiatan dengan makan bersama di kawasan Sunset Point Cafe, Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, sebagai ajang mempererat silaturahmi antara guru dan para santri.
Pimpinan Ponpes Al-Anshar Lae Balno, Tgk. Azwar Ramnur, MA, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Perhubungan yang telah memfasilitasi transportasi berupa bus sekolah,” ujar Azwar.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat membantu kelancaran perjalanan para guru dan santri dalam melaksanakan kegiatan ziarah sekaligus mengenalkan sejarah perjuangan ulama besar Aceh kepada generasi penerus.
Di akhir kegiatan, Tgk. Azwar juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Aceh Singkil.
“Semoga di tahun baru Hijriah ini kita semua diberikan keberkahan dan menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” tuturnya.
Kegiatan ziarah tersebut menjadi salah satu bentuk pelestarian nilai-nilai sejarah dan keislaman, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap warisan ulama besar Aceh yang telah memberikan kontribusi besar dalam perkembangan syiar Islam di Nusantara.
