Beranda / Uncategorized / Kontingen Aceh Singkil Antar Aceh Raih Prestasi Nasional di PENAS XVII Gorontalo

Kontingen Aceh Singkil Antar Aceh Raih Prestasi Nasional di PENAS XVII Gorontalo

Berita Kita Aceh Singkil

ACEH SINGKIL – Kabupaten Aceh Singkil kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Melalui perwakilannya, Kontingen Provinsi Aceh berhasil meraih Juara II Tingkat Nasional pada Cabang Unjuk Ketangkasan dalam ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Gorontalo.

Tak hanya itu, Kontingen Aceh juga berhasil membawa pulang Juara Harapan III pada Cabang Temu Karya. Dua penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa petani dan penyuluh pertanian asal Aceh mampu bersaing dengan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Aceh Singkil, karena salah satu prestasi nasional yang diraih Aceh berasal dari peserta yang mewakili kabupaten berjuluk Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkili tersebut.

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, yang turut menghadiri kegiatan PENAS XVII di Gorontalo bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Singkil, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, penyuluh pertanian, pendamping, serta jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan yang telah mengharumkan nama daerah.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi Aceh Singkil dan Provinsi Aceh. Prestasi ini membuktikan bahwa petani dan penyuluh kita memiliki kemampuan, semangat, dan daya saing yang tinggi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus memajukan sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.

Safriadi Oyon juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kontingen Aceh dapat tampil maksimal dalam ajang nasional tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Aceh Singkil, Abdul Haris, SP., MM, mengatakan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan sektor pertanian.

Menurutnya, PENAS menjadi ajang penting untuk bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta memperkenalkan inovasi di bidang pertanian dan perikanan yang dapat diterapkan di daerah.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para petani dan penyuluh di Aceh Singkil untuk terus meningkatkan produktivitas, mengembangkan inovasi, serta memperkuat peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Berita Kita Aceh Singkil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *