22.15 WIB
Oleh: Rudi Salam

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, Beserta Rombongan Safari Ramadhan di Masjid Miftahul Jannah, Singkil Utara, Jumat (6/3/2026).(Foto: Zulkarnain Gaes)
BERITAKITAACEHSINGKIL.COM | ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil kembali melanjutkan agenda Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang kali ini memasuki putaran ke-17 dengan mengunjungi Kecamatan Singkil Utara. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Miftahul Jannah pada Jumat malam (06/03/2026) itu berlangsung khidmat dan menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Rombongan Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav M. Aminudin, Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, Ketua Mahkamah Syar’iyah Singkil Anas Rudiansyah, Ketua MPU Roesman Hasmy, Kepala Kankemenag Ustadz Azhar, Pj Sekda H. Edy Widodo, para asisten, kepala SKPK, serta unsur Muspika dan para kepala kampung se-Kecamatan Singkil Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Safriadi Oyon mengungkapkan rasa syukur karena malam Safari Ramadhan tersebut bertepatan dengan malam ke-17 Ramadhan, yang dikenal sebagai malam Nuzulul Qur’an. Menurutnya, peringatan turunnya Al-Qur’an menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus mempererat persatuan masyarakat dalam membangun daerah.
Bupati menekankan bahwa semangat Al-Qur’an harus menjadi fondasi dalam pembangunan Aceh Singkil, terutama dalam menghadirkan keadilan, keikhlasan pelayanan, dan kepedulian sosial. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberi doa, dukungan, dan menjaga kebersamaan agar pembangunan daerah berjalan seiring dengan kekuatan ukhuwah antarwarga.
“Ramadhan ini harus menjadi penguat silaturahmi bagi kita semua. Jika ada jarak, mari kita dekatkan. Jika ada salah paham, mari kita luruskan. Dan jika ada luka, mari kita sembuhkan dengan saling memaafkan. Karena kemuliaan sejati bukan pada jabatan atau harta, tetapi pada ketakwaan,” ujar Bupati di hadapan jamaah yang memadati masjid.
Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya mengaji di rumah-rumah dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi Qur’ani. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat persatuan umat, tempat menimba ilmu, serta wadah membentuk generasi yang kelak mampu memimpin Aceh Singkil dengan hati bersih dan pikiran yang jernih.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Safriadi Oyon mengajak seluruh masyarakat mendoakan agar ibadah puasa diterima Allah SWT dan Aceh Singkil menjadi daerah yang diberkahi. Ia berharap semangat Ramadhan mampu memperkuat kebersamaan masyarakat demi mewujudkan Aceh Singkil yang damai, religius, dan sejahtera sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (*)
