17.08 WIB
Oleh: Rudi Salam

Bupati Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menyalurkan bantuan daging meugang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (19/03/2026).(Foto: FB/Zulkarnain Gaes)
BERITAKITAACEHSINGKIL.COM | ACEH SINGKIL – Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menyalurkan bantuan daging meugang dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Singkil, Kamis (19/03/2026). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Bantuan daging meugang tersebut merupakan bagian dari program kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana. Nilai bantuan yang mencapai sekitar Rp1 miliar itu difokuskan untuk warga yang terdampak banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November lalu di sejumlah wilayah di Aceh Singkil.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan menjelang Idulfitri, bantuan ini juga diharapkan dapat menghidupkan kembali tradisi meugang yang telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Aceh. Tradisi ini tidak hanya sekadar pembagian daging, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan rasa syukur menyambut hari besar keagamaan.
Penyaluran bantuan dipusatkan di UD Daman Meuraxa, Pekan Senin, Kampung Siti Ambia, Kecamatan Singkil. Sejak pagi, masyarakat tampak berdatangan dengan tertib untuk menerima bantuan. Suasana di lokasi berlangsung haru dan penuh kebersamaan di tengah kondisi warga yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Safriadi Oyon menyampaikan bahwa bantuan dari Presiden merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Idulfitri.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memastikan seluruh bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran. Koordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait terus diperkuat agar proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan transparan.
