Oleh: Rudi Salam

Tim Verifikasi Data Penerima Bantuan Stimulan Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah secara langsung ke rumah-rumah Warga di Desa Siti Ambia, Jumat (23/1/2026)
BERITAKITAACEHSINGKIL.COM, Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terus menunjukkan komitmennya dalam menangani dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Melalui tim gabungan lintas instansi, pemerintah melaksanakan verifikasi data penerima bantuan stimulan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi rumah secara langsung ke rumah-rumah warga atau door to door.
Kegiatan verifikasi tersebut dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Singkil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perwakilan dari pemerintah pusat, serta didampingi oleh perangkat Desa Siti Ambia. Proses ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Selasa (21/1/2026) hingga Jumat (23/1/2026).
Tim turun langsung ke lapangan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi riil rumah warga yang terdampak banjir. Selain melakukan pendataan fisik bangunan, tim juga berdialog langsung dengan pemilik rumah guna memastikan tingkat kerusakan serta kelayakan penerima bantuan.
Salah seorang anggota tim verifikasi menyampaikan bahwa proses ini bertujuan untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dari hasil verifikasi, tidak bisa kami menjamin semua warga akan menerima bantuan, karena ada proses penilaian. Itu bukan sepenuhnya kewenangan kami,” ujarnya.
Tim juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui secara pasti besaran nominal bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat, serta tidak dapat memastikan apakah nominal tersebut akan sama bagi seluruh penerima.
“Kami hanya bertugas melakukan pendataan dan verifikasi di lapangan. Untuk nominal dan mekanisme penyalurannya, itu merupakan kewenangan pihak terkait,” tambahnya.
Dalam proses pelaksanaan verifikasi, Beritakitaacehsingkil.com juga menyinggung belum dilakukannya pendataan di Desa Suka Makmur. Menurut keterangan tim, hal tersebut disebabkan adanya penolakan dari sebagian warga karena kekhawatiran tidak semua masyarakat akan mendapatkan bantuan.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh langsung dari masyarakat Desa Suka Makmur, Kecamatan Singkil, warga menyampaikan aspirasi agar penyaluran bantuan dilakukan secara serentak tanpa dibagi dalam beberapa tahap.
“Kami harus serentak mendapatkan bantuan ini, tidak ada tahap satu dan tahap dua, karena ini hak kami. Kami menuntut semuanya harus dapat,” ujar salah seorang warga.
Warga juga menyatakan penolakan terhadap skema penyaluran tahap pertama kepada 24 kepala keluarga sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bupati, serta tahap kedua bagi warga yang belum ditetapkan sebagai penerima. Mereka berharap pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara adil dan merata.
Salah satu anggota tim verifikasi, Salmianti, selaku Staf Bidang Operator Layanan Operasional, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan seluruh proses verifikasi selesai pada hari terakhir pelaksanaan.
“Hari ini adalah hari terakhir, target kami harus selesai,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Desa Suka Makmur, Ali Akbar, guna meminta waktu untuk melakukan proses verifikasi.
“Kami sudah menjumpai Pak Kepala Desa Suka Makmur, Ali Akbar. Tim meminta waktu siang ini untuk melakukan verifikasi,” tutupnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menegaskan akan terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab, demi memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
