15.45 WIB
Oleh: Rudi Salam

Disampingi pemilik yayasan Babussalam, Pandan Sari, Simpang Kanan, Aceh Singkil, Dr. H. Abi Hasan, Wakil Bupati Aceh Singkil meminta seluruh dapur SPPG di Aceh Singkil agar mengikuti seluruh SOP penyediaan Menu MBG di daerahnya, (Foto : RRI/Salihin Barus)
BERITAKITAACEHSINGKIL.COM | ACEH SINGKIL – Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, menekankan pentingnya kualitas dan kebersihan makanan yang disajikan melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hal itu disampaikan saat meresmikan dapur SPPG Yayasan Babussalam di Desa Pandan Sari, Kecamatan Simpang Kanan, Selasa (31/3/2026).
Menurut Hamzah Sulaiman, setiap dapur SPPG harus memastikan makanan bergizi gratis (MBG) yang diberikan benar-benar aman dikonsumsi serta memenuhi standar gizi yang dibutuhkan penerima manfaat. Program tersebut menyasar berbagai kelompok, mulai dari pelajar hingga ibu hamil, bayi, dan balita.
Ia meminta para pengelola dapur, khususnya tenaga ahli gizi yang terlibat, agar lebih cermat dalam menentukan komposisi menu. Dengan pengawasan yang baik, kualitas makanan yang disajikan diharapkan mampu mendukung pertumbuhan dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, Wabup juga mengingatkan seluruh dapur SPPG agar menjalankan proses penyajian makanan sesuai petunjuk teknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk menjaga standar pelayanan program MBG.
Saat ini, dari total 116 desa di 11 kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, sudah terdapat 17 dapur SPPG yang beroperasi. Jumlah tersebut bertambah setelah dua dapur baru di Kecamatan Simpang Kanan resmi mulai melayani program pemenuhan gizi bagi masyarakat. Wakil Bupati berharap seluruh dapur SPPG dapat bekerja secara konsisten dan profesional sehingga program makanan bergizi gratis benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesehatan generasi muda dan masyarakat Aceh Singkil.
